Surabaya - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menetapkan 71 pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah serentak pada  9 Desember 2015. Penetapan tersebut dilakukan oleh KPU kota dan kabupaten setelah melakukan rapat pleno tertutup, Senin, 24 Agustus 2015.

"Total ada 71 pasangan calon kepala daerah yang akan ikut pilkada serentak untuk Jawa Timur," kata Komisioner KPU Jawa Timur Khoirul Anam ketika dihubungi Tempo.

Sebanyak 71 pasangan calon kepala daerah tersebut akan bertarung dalam pilkada serentak di 16 kota dan kabupaten dari total 19 daerah. Penetapan calon untuk Kota Surabaya dan Kabupaten Pacitan masih ditunggu pada 30 Agustus 2015 karena termasuk daerah yang diperpanjang masa pendaftarannya.

"Sedangkan untuk Kabupaten Blitar terpaksa diundur pada 2017 karena hanya satu pasangan bakal calon kepala daerah yang mendaftar di KPU setempat," ujar Khoirul.

Dengan ditetapkannya pasangan calon kepala daerah oleh masing-masing KPU daerah maka sudah tidak ada lagi ganjalan administrasi yang mesti dilengkapi. Dengan demikian, kata Khoirul, berarti syarat setiap pasangan calon sudah tidak ada masalah.

Permasalahan isu ijazah palsu calon bupati yang sempat timbul di Sidoarjo, misalnya, kata Khoirul, juga sudah beres. "Kasus ijazah di Sidoarjo itu sudah diklarifikasi ke dinas terkait. Dinas tersebut mengatakan tidak ada masalah," ujarnya.

Karena itu, pada 25 Agustus sampai 26 Agustus 2015, KPU akan memasuki tahapan pengundian nomor urut pasangan calon kepala daerah. Penetapan nomor urut tersebut dilakukan melalui rapat pleno terbuka dengan dihadiri oleh pasangan calon kepala daerah bersama tim sukses.

"Tapi misalnya ada pihak-pihak yang masih mempermasalahkan ketetapan KPU tersebut silakan adukan ke Panwaslu pada 24 sampai 26 Agustus," kata dia.

Sumber :tempo