SEKILAS INFO

     » Selamat Hari Raya Idul Fitri 2017 / 1438 H      » Pembuatan Akta Kelahiran Cukup Mudah dan Hanya 15 Menit Langsung Jadi / MASMEDI - Buktikan      » ONE STOP SERVICE DOKUMEN KEPENDUDUKAN DI TINGKAT DESA      » Kepengurusan Semua Dokumen Kependudukan - GRATIS      » Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Madiun ke - 449
Kamis, 03 September 2015 - 12:21:56 WIB
Percetakan E-KTP Error, Disdukcapil Tetap Melayani

Diposting oleh : Administrator
Kategori: BIDANG PENDAFTARAN PENDUDUK - Dibaca: 694 kali

Ditulis Pada 03 September 2015 19:28 WIB

Percetakan E-KTP Error, Disdukcapil Tetap Melayani

 

 

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Gangguan percetakan e-KTP sejak 25 Agustus 2015 tidak berdampak bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi untuk memberikan pelayanan.

 

Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Sofyan Effendy, berdasarkan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Nomor 471.13/9064/Dukcapil menerangkan bahwa data pusat mengalami gangguan sejak 25 Agustus 2015. Sehingga mengakibatkan fungsi pencetakan e-KTP terhenti.

 

“Tapi saya menjamin pelayanan e-KTP di Kabupaten Sukabumi dapat terus dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tandas Sofyan kepada Radar Sukabumi, selasa (1/9).

 

Bagi masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP belum bisa diberikan. Lantaran Sofyan menerangkan, pihaknya masih melakukan proses pencetakan. Untuk sementara, masyarakat diberikan surat keterangan sebagai bukti telah melakukan perekaman e-KTP.

 

Bilamana proses pencetakannya masih belum selesai karena data center pusat Kemendagri masih belum berfungsi, maka surat keterangan tersebut dapat diperbaiki.

 

“Surat keterangan tersebut sebagai pengganti e-KTP sampai e-KTP diterima oleh masyarakat,” jelas Sofyan.

 

Ia juga menambahkan, surat keterangan telah melakukan perekaman e-KTP dapat digunakan untuk kepentingan administrasi kependudukuan, untuk pelayanan publik di instansi pemerintah seperti layaknya KTP.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pendataan Kependudukan, Ridwan mengatakan, meskipun data center pusat di Kemendagri masih dalam proses perbaikan serta tidak dapat dipastikan kapan data center pusat dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya, namun pelayanan tetap berjalan. Ia juga mengaku, pihaknya sudah menginformasikan tidak berfungsinya data center pusat.

“Apabila fungsi data center sudah kembali normal, kami akan informasikan kepada semua pihak, “ujarnya.

 

Ia juga berharap, pemerintah kecamatan dan desa dapat memberikan informasi kepada masyarakat secara jelas untuk tetap menjaga kondusifitas pelayanan kependudukan.

“Masyarakat dapat mengerti serta memahami gangguan data center tidak dapat menggangu pelayanan kependudukan terkecuali pembuatan e-KTP,” harapnya. (cr5/t)

Bagikan Ke Sosial Media