SEKILAS INFO

     » Alamat : Jl. Alon-alon Utara No. 4 TELP./Fax (0351) 453395 Madiun - 63121      » Kepengurusan Semua Dokumen Kependudukan - GRATIS      » Wajib Akta Kelahiran Usia 0 - 18 Tahun Untuk Menunjang Tercapainya Program KIA      » GUYUB RUKUN AGAWE SANTOSO      » SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MADIUN
Kamis, 03 September 2015 - 12:23:57 WIB
Pencetakan e-KTP Rusak, Warga Bekasi Kesal

Diposting oleh : Administrator
Kategori: BIDANG PENDAFTARAN PENDUDUK - Dibaca: 807 kali

Ditulis Pada 03 September 2015 19:02 WIB

Pencetakan e-KTP Rusak, Warga Bekasi Kesal

 

 

BEKASI (Pos Kota)- Warga yang akan mengurus identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) kesal dan bingung. Pasalnya pencetakan KTP el di Kabupaten dan Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk sementara terhenti karena terkendala kerusakan pada sistem data kependudukan di Pemerintah Pusat.

“Mau bikin KTP manual, sudah distop, padahal KTP itu untuk memperpanjang surat-surat kendaraan,” keluh Supriyanto, 55, warga Mangunjaya I Tambun Selatan.

Sementara Fahruroji, 32, warga Metland, Cibitung mengeluh dia belum gajian, karena tidak bisa membuka rekening di bank, akibat KTP manualnya habis masa berlakunya.

“Sudah foto berkali-kali tetapi belum jadi juga. Sekarang foto lagi, eh pencetakannya rusak,” katanya.

Meman S, Kabid Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten, membenarkan hal tersebut. Bahkan dirinya mengaku telah menerima surat edaran pemberitahuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Setelah kami dapat surat edaran itu kami langsung sosialisasikan ke seluruh Kecamatan. Karena ada trouble dari pusat,” Meman.

Dengan kondisi yang terjadi, Meman menerangkan, warga yang sudah melakukan rekam KTP el dan belum mendapatkan hasil cetak, diberikan surat pengantar sementara dari setiap Kecamatan.

“Kerusakan data dari pusat itu sudah terjadi sejak tanggal 24 Agustus lalu. Namun hingga saat ini belum bisa diketahui kapan batas waktu normal,” jelasnya.

Data Dispendukcapil Kabupaten Bekasi menyebutkan, dari 2,521 juta lebih warga yang telah wajib KTP telah melakukan perekaman KTP el sebanyak 2,1 juta warga dan yang sudah selesai dicetak dan diberikan ke warga sebanyak 1,5 juta keping.

ANTRE PEREKAMAN

Sementara itu warga di Kecamatan Tambun Selatan, mengeluh karena jumlah unit alat rekam hanya dua saja.

“Masa alat foto cuma dua, padahal di Tambun Selatan jumlahnya ratusan ribu yang belum foto,” ujar Arsin, staf Desa Setiamekar.

"Selama ini warga hanya foto dan perekaman di kantor kecamatan dan Kelurahan Jatimulya. “Manalah cukup menangani warga segitu banyaknya,” jelas Arsin. (saban/sir)

Bagikan Ke Sosial Media