SEKILAS INFO

     » Selamat Hari Raya Idul Fitri 2017 / 1438 H      » Pembuatan Akta Kelahiran Cukup Mudah dan Hanya 15 Menit Langsung Jadi / MASMEDI - Buktikan      » ONE STOP SERVICE DOKUMEN KEPENDUDUKAN DI TINGKAT DESA      » Kepengurusan Semua Dokumen Kependudukan - GRATIS      » Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Madiun ke - 449
Jumat, 20 April 2018 - 07:12:21 WIB
Tentang Petugas Regristrasi Desa

Diposting oleh : Administrator
Kategori: BIDANG PENCATATAN SIPIL - Dibaca: 108 kali

MADIUN,  – Peningkatan percepatan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Dalam catatan pada akhir tri wulan pertama tahun 2018, pendataan dan perekaman KTP Elektronik (E KTP) mencapai hingg 95% dan sudah mencapai kuota nasional dari target pemerintah pada tahun 2017.

Kepala Bidang Pelayanan Dan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Ahmad Sofingi, mengatakan, peningkatan kwalitas palayanan dan pendataan di Dispendukcapil tak lepas dari peran aktif petugas regristasi desa yang bekerja secara berkesinambungan dan sumber daya manusia (SDM) yang semakin profesional.

“Bahkan dengan berjalanya waktu, untuk menjalin silaturahmi dan mempermudah komunikasi petugas regristasi desa ini membuat semacam paguyuban dimasing masing kecamatan,” Kata Ahmad Sofingi, Senin (16/4).Ahmad Sofingi, Kepala Bidang Pelayanan dan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Madiun. (foto Jurnal/Salem)

 

Kepada wartawan Jurnal, Sofingi juga menjelaskan, dengan terbentuknya paguyuban petugas regristasi desa tersebut dinilai sangat inovatif. Karena didalam paguyuban terlaksana kegiatan kegiatan dimasing masing koordinator kecamatan terkait dengan informasi program percepatan pembuatan dokumen seperti E KTP, KK dan Akte Kelahiran dan dokumen lainya.

“Disitu sering diadakan sharing dan diskusi rutin setiap bulan untuk membahas masalah dan kesulitan kesulitann yang dialami petugas regristasi saat melakukan tugas diwilayahnya masing masing termasuk arisan,” Jelasnya.

Dengan sendirinya melalui kegiatan silaturahmi melalui paguyuban akan terjalin ikatan yang kuat antar petugas untuk saling memberi masukan dan saling koreksi untuk pengembangan potensi diri serta menjaga kekompakan petugas. “Saat ini ada 38 petugas regristasi desa mengikuti peningkatan pengembangan SDM dan melanjutkan kuliah di Akademi Komunitas Negeri Madiun (AKNEMA) Ambil jurusan IT informasi teknologi dan mendapat bea siswa dari lembaga,” terang Sofingi.Pelayanan 24 jam untuk pendataan dari rumah ke rumah masyarakat. (foto Jurnal/Salem)

 

Diketahui, setelah dilakukan pelantikan kepada 206 petugas regristasi desa oleh bupati Madiun tahun 2015 lalu, pencapaian dan peningkatan pelayanan di Dispendukcapil menagalami peningkatan. Bahkan dalam propses pembuatan data dan perekeman dokumen masyarakat tidak harus datang ke kantor dinas dan bisa dilaksanakan di kontor desa masing masing.

“Dan terkait tugas pokok petugas regristrasi desa ini diatur di UU Nomor 24 Tahun 2013 dan permendagri tentang petugas register desa. Sedangkan tugasnya melayani dokumen kependudukan ditingkat desa yang secara fungsional bertanggung jawab ke Dispendukcapil dan secara struktural ke kepala desa atau lurah,” Pungkas Ahmad Sofingi. (Lem/adv)

Suka Artikel ini, Bagikan!